Selamat datang di amqconseil.com blog seputar Internet marketing SEO dan Periklanan.

Iklan Facebook: Bagaimana Bisnis Dapat Memaksimalkan Keuntungan Mereka

Iklan Facebook adalah bentuk pemasaran internet paling efektif untuk pemilik usaha kecil. Pemasaran jaringan sosial, atau SMM, adalah serangkaian istilah yang banyak digunakan yang mencakup berbagai bentuk pemasaran internet yang menargetkan berbagai kelompok individu. Melalui penggunaan situs jejaring sosial populer seperti Facebook, dunia SMM telah berkembang secara signifikan selama beberapa tahun terakhir.

Untuk bisnis dengan strategi pemasaran internet yang hanya berfokus pada SMM, beriklan melalui iklan Facebook sangat penting. Pemilik bisnis memiliki kemampuan untuk membuat kampanye kesadaran merek untuk bisnis mereka dengan membuat iklan yang akan menargetkan demografis tertentu. Iklan ini tidak hanya akan memberikan informasi kepada pengguna tentang bisnis tertentu, tetapi juga akan mendorong anggota masyarakat untuk membeli produk dan / atau layanan melalui penggunaan iklan Facebook. Karena mereka menawarkan audiens yang besar untuk memfokuskan upaya periklanan mereka, iklan Facebook adalah bentuk pemasaran internet yang kuat yang harus dipertimbangkan secara serius oleh bisnis.

Iklan Facebook adalah salah satu cara paling efisien untuk mencapai konversi dalam hal meningkatkan konversi penjualan secara terus menerus. Konversi adalah jumlah pelanggan atau klien yang mengunjungi situs web dan kemudian membeli barang atau jasa dari perusahaan. Bisnis dapat meningkatkan peluang mereka untuk meningkatkan tingkat konversi mereka melalui penggunaan iklan Facebook. Untuk mencapai tingkat kesuksesan tertinggi dengan periklanan melalui Facebook, bisnis pertama-tama harus menyadari faktor-faktor yang dapat berkontribusi pada peningkatan tingkat konversi.

Menurut alat statistik Facebook yang baru-baru ini diperbarui, pemasar perlu melihat lebih dekat bagaimana mereka menghasilkan uang. Untuk memaksimalkan keefektifan kampanye iklan mereka, pemasar harus meninjau dengan cermat demografi setiap pelanggan potensial mereka. Dengan mengetahui siapa mereka, pemasar kemudian dapat membuat kampanye yang secara khusus menarik bagi individu tersebut. Misalnya, jika mereka mengiklankan produk atau layanan mereka kepada remaja, mereka harus memilih konten dan gambar yang berbicara langsung kepada audiens mereka dan menyertakan hiburan atau kegiatan yang menarik bagi remaja. Dengan memahami siapa target pasar mereka, pemasar kemudian dapat merumuskan kampanye iklan tertentu yang akan menjangkau dan mengubah individu tersebut menjadi pembeli dengan lebih baik.

Saat memilih iklan Facebook mana yang akan dijalankan, pemasar juga perlu mempertimbangkan dengan cermat pasar yang ditargetkan. Bergantung pada target pasar mereka, beberapa bisnis mungkin ingin menjalankan kampanye terpisah di Facebook dan jaringan lain seperti Google dan Yahoo. Misalnya, jika sebuah bisnis menawarkan video pelatihan anjing di YouTube, akan lebih bermanfaat untuk memfokuskan kampanye iklan mereka di Facebook karena target pasar mereka adalah remaja. Karena Facebook memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif di seluruh dunia, sebagian besar pengguna mereka akan tertarik untuk melihat iklan video.

Selain mempertimbangkan penargetan demografis melalui demografi, pemasar juga harus mempertimbangkan opsi penargetan iklan. Melalui fitur manajemen kampanye ini, bisnis dapat memilih jenis iklan apa yang akan mereka tampilkan kepada pengguna target mereka berdasarkan riwayat penjelajahan mereka sebelumnya, konten yang telah mereka baca, dan situs web yang telah mereka kunjungi. Opsi ini paling berguna untuk bisnis yang ingin meningkatkan peluang mereka untuk menjangkau pengguna target mereka. Iklan mereka lebih bertarget, semakin tinggi peluang untuk mengubah lalu lintas menjadi prospek dan penjualan. Namun, menggunakan terlalu banyak kata kunci umum dalam iklan tidak membantu bisnis memaksimalkan potensinya untuk memperoleh keuntungan dari lalu lintas yang diarahkan ke situs.